Dua Raja, Empat Ulama dan Historiografinya
Bagaimana Islam diterima dan berkembang di Mandar? Buku Islamisasi Mandar: Dua Raja, Empat Ulama dan Historiografinya karya Muhammad Ridwan Alimuddin ini mengajak pembaca menelusuri sejarah tersebut melalui jejak dua raja—Daetta atau Kakanna I Pattang Daetta Tommuane, Maraqdia Balanipa ke-4, dan La Salaga atau I Salarang Daeng Mallari, Raja Pamboang—serta empat ulama penting yang kemudian memperkuat kehidupan Islam di Mandar: K.H. Muhammad Thahir Imam Lapeo, K.H. Muhammad Saleh Annangguru Tarekaq, K.H. Djalaluddin Gani, dan K.H. Muhammad Husain.
Berbeda dari sekadar menceritakan “kapan Islam masuk”, buku ini membawa pembaca lebih jauh ke dalam persoalan historiografi Islam Mandar. Lontar Pattodioloang, Lontar Pattappingang, Lontar Mandar, sumber kolonial, tradisi lisan, serta berbagai kajian terdahulu dibaca dan diperbandingkan secara kritis. Perbedaan versi, persoalan kronologi, keterbatasan sumber, dan ingatan masyarakat justru ditempatkan sebagai bagian penting dalam memahami bagaimana sejarah Islam Mandar diwariskan dan dituliskan. Dengan pendekatan ini, Mandar tampil bukan sekadar bagian dari narasi Islamisasi Sulawesi Selatan, melainkan sebagai wilayah dengan tradisi sumber, pengalaman sejarah, jaringan maritim, dan dinamika Islamisasinya sendiri.
Sebuah buku untuk membaca kembali sejarah Islam di Mandar—sekaligus merawat manuskrip, ingatan, tokoh, dan warisan intelektual yang membentuk peradaban Mandar. Buku ini ditujukan bagi pembaca yang ingin mengenal sejarah Mandar lebih dekat, sekaligus bagi siapa pun yang tertarik pada sejarah Islam Nusantara, manuskrip lokal, dan dinamika hubungan antara agama, kekuasaan, masyarakat, adat, serta dunia maritim.
“Buku ini penting untuk dibaca, terutama bagi siapa saja yang ingin mengetahui dan memahami masa lalu Islam di Mandar. Muhammad Ridwan Alimuddin dapat dikatakan sebagai perintis yang membabat hutan belantara penulisan sejarah Islam Mandar.”
— Prof. Dr. Ahmad M. Sewang, M.A.
Guru Besar Sejarah Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar
“Sungguh, ini merupakan kontribusi penting dalam upaya memperkaya pengetahuan tentang bahari, sejarah, dan kebudayaan Mandar yang patut diapresiasi.”
— Dr. Abdul Rahman Hamid, Dosen Sejarah UIN Raden Intan Lampung & Peneliti Sejarah Mandar
Pengantar dan Daftar Isi buku bisa dibaca di sini.
Kategori: Pustaka Mandar
Dimensi: 15 x 21 cm
Pengantar: Muhammad Ridwan Alimuddin
Cetakan: I (Pertama)
Edisi: Bahasa Indonesia
Tahun Terbit: September 2026
Penerbit: Teluk Mandar Kreatif
Jenis Kertas: Book Paper
Jilid Buku: Soft Cover dan Hard Cover
Keterangan Isi: Hitam putih
Ketebalan Buku: 370 halaman
Penulis: Muhammad Ridwan Alimuddin
Harga promosi: Rp 130.000; Harga Normal: Rp 170.000
Pre order dengan mengisi tautan di sini.

